Bekal Dari Ibu

Siapa bilang jajanan pasar atau kue-kue tradisional Indonesia itu ndeso, kamse, gak keren, dll. Asal dikemas secara premium baik dari segi tampilan maupun store conceptnya, kue yang cuma dilirik sebelah mata bisa jadi jajanan kelas atas yang dilirik bule-bule. Itulah dia Bekal Dari Ibu, cabang dari toko yang sama yang ada di Pacific Place Jakarta. Bekal Dari Ibu cabang Bali berlokasi di Jl. Kunti No.6, Seminyak. 


Dengan didominasi warna hitam dan putih dan interior yang minimalis, toko kue ini jadi berkesan neat dan modern. Tapi tetep enak buat kongkow-kongkow. Cara mereka mendisplay kue-kuenya juga enak dipandang, begitu juga plating ketika disajikan.


Kue-kue yang disajikan lumayan banyak ya variannya, dari semar mendem, lemper, lalampa, panada sampai gorengan biasa seperti tahu isi atau bakwan. 


Yang saya cobain kemarin:

– bakwan, standar sih untuk harga 6ribu yang bener-bener pure sayur doang

– semar mendem, lumayan. Termasuk jajanan langka khas Solo, karena orang-orang familiarnya sama lemper padahal semar mendem termasuk keluarga lemper juga.

– lalampa, enak. Lalampa ini keluarganya lemper juga berasal dari Manado, isinya biasanya pampis (tuna suwir pedas). Lalampa Bekal Ibu lumayan enak, ketannya pulen dan pampisnya lumayan pedas. Sayang menu ini gak selalu ada di toko (pas saya dateng kedua kalinya gak ada)

– pisang coklat oreo, biasa aja. Kulit lumpianya agak alot mungkin karena melempem, piscok itu kan enaknya dimakan anget-anget jadi masih kemremes. Taburan oreonya juga gak kasih efek apa-apa 

– nagasari, lumayan. 

– risol ragout ayam, lumayan tapi standar aja. 

– tahu isi, biasa banget buat harga 6ribu ya sis. Ada udangnya kek sebiji, atau apa kek. 

Kalau makan di tempat jangan lupa minta cengek dan sambel kacang buat temen makan jajanan pasarnya. Untuk minumannya mereka sedia aneka kopi dan teh. 

Balik lagi? Iya! Karena saya cinta makanan Indonesia! Ciao! 

Icelab

Nemu tempat ini gak sengaja gegara nemenin temen makan di Warung Made yang di Kuta. Kesini karena waktu itu udaranya lagi panas banget, kayaknya enak aja makan yang adem-adem. Lokasinya Icelab ada di Jl. Pantai Kuta No.36, kalau dari Warung Made terus aja kurang lebih 300m kearah pantai. 


Tempatnya sih kecil aja, dan gak terlalu ramai seperti Gusto. Yang bikin menarik display es krimnya ditaruh di seperti freezer yang berbentuk bulat dan berputar-putar. Flavor yang dijual sih standar aja, ada gelato dan sorbet. 


Saya memesan yang 3 flavor yang kebetulan lagi happy hour jadi dari harga 65k saya cukup membayar 50k aja, entah karena pada saat saya kesana lagi bulan puasa atau tiap hari emang ada promo happy hour. Saya memilih yang rasa salted caramel, rum raisin dan mango sorbet. Dari segi rasa sih so-so aja, salted caramelnya gak terasa ada “salted”nya alias cuma manis doang, rum raisinya agak lumayan sih ada kerasa sedikit rumnya, mango sorbetnya mengecewakan – yang saya tau mango sorbet itu cuma juice buah yang dibikin icy gitu kan jadi rasanya seger, sedangkan ini rasanya sedikit creamy. 

Kalau lagi ada di sekitaran Kuta dan pengen yang dingin-dingin boleh ceki2 tempat ini. Tapi dibanding competitornya sih ya agak jauh ya rasanya. 

Bo & Bun

Nyobain Bo&Bun yang katanya sih masih satu manajemen sama Fat Chow (yang waktu itu saya pernah cobain juga) gegara kepala lagi mumet pengen makan yang berkuah dan hangat. Cuss lah kesini karena Bo&Bun ngejual masakan Vietnam gitu deh, dan saya ngincer menu andalan mereka pho yang katanya kuah kaldunya dibuat dari tulang sapi yang direbus 12 jam. 


Bo&Bun sendiri berlokasi di Jl. Raya Seminyak No.26, Seminyak. Lokasinya pas banget di pinggir jalan dengan signage yang jelas jadi gak bakal nyasar atau kelewatan. Karena masih satu manajemen sama Fat Chow, sekilas sih konsep interiornya agak mirip. 


Sebagai appetizer saya memesan Vietnamese Rice Paper Rolls (75k), yaitu lumpia mentah khas Vietnam literally mentah karena isinya sayur-sayuran dengan isian udang dan daging babi rebus terus diwrap dengan rice paper (sejenis kulit lumpia yang terbuat dari tepung beras) terus disajiin sama saus kacang yang rasanya agak asem-asem seger. Enak sih dan lumayan bikin kenyang juga karena rollnya gede, dan menyehatkan pula cocok buat yang lagi diet.


Menu andalan “12 hours pho” (90k) saya pesan sebagai mains. Ternyata keputusan saya memesan appetizer agak tepat, soalnya ternyata phonya kecil banget porsinya. Terlalu banyak air kaldu dan ube rampenya, mie-nya dikit banget huhuhuu kecewa. Untuk harga 90k sih kurang greget ya. 

Balik lagi? Ngg…kayaknya nggak, mau cobain resto Vietnam lainnya aja. Ciao! 

Pork Star

Haeee pembaca Gadisrakus, maaf lama saya ga nongol, maklum deh lagi kena penyakit mager padahal mah materi kuliner banyak banget yang mau dishare. Anyway, kalau postingan saya berbahasa Indonesia gini berarti saya lagi gak di Aussie, yup saya lagi liburan di Indo. Pertama kemarin saya sempet ke Bali terus ke Jakarta, sekarang lagi di Jogja. Sebelum numpuk makin banyak cuss kita review satu-satu yess! 


Postingan pertama dari Bali dibuka dari newly open tempat makan babi yang berlokasi di Jl. Nakula no.88 C, Sunset Road. Sebenernya uda lama penasaran sama tempat ini tapi ga sempet-sempet cobainnya. Tempatnya sih eye catchy banget ya kalau dari luar, soalnya kitchennya ada di kontainer warna pink. 


Untuk starter saya memesan crispy mushroom (28k), jamur gorengnya berbeda sama di tempat lain yang biasanya plain aja, di sini tepung buat jamur gorengnya kayak dikasih bumbu kari2 gitu. Bikin ga bosen makannya. 


Untuk mains-nya saya memesan Nasi Campur Pork Star (48k), ini cocok banget buat yang labil pengen pesen apa karena dalam satu piring isinya macem-macem ada babi cabe hijau, babi sambal matah, rendang babi dan dendeng babi). Walaupun dari keempat lauknya gak ada yg rasanya bold banget, tapi ya lumayanlah. 

Kalau pengen cari alternatif makan babi-babian tempat ini bisa dicoba. Ciao! 

Chong Co Thai – Shellharbour 

Last review comes from Chong Co Thai which located in Stockland Shellharbour, NSW. I came here for lunch with husband. The restaurant quite fancy and have spacious dining area but it was empty when we were there, and the price is wise not really expensive. I figured it out later why it’s empty.


When we came, the girl (without glasses and has long hair) who was the wait staff was very unfriendly, i didnt know what’s wrong with her maybe just not in the mood or shes hungry, served us without smile and look lazy. Maybe thats why the resto is empty. Nowadays in hospitality business, fancy resto with good food is not enough 😔 Business owner should training their employees how to greet and serve customer well. 


Back to our food, we ordered Nest Crab and Prawns Springrolls ($10.90) for entree. Nest springrolls look like the one we had in Kinn Thai Wollongong. It came 5pcs. 


Then for mains, I ordered Seafood Tom Yum ($10.90) with rice ($3), it came in small portion cause it used to eat as entry. But i was craved for spicy food that time while on mains menu there’s no spicy food i want. Tom Yum tasted good, the broth was very thick, and i could taste all the spices they use (they not used tom yum paste, but spices/herbs like lemongrass, chilli paste and keffir leaves) which is good, and it contains mushroom and prawns. 


My husband ordered Beef with Black Bean Sauce ($17.90) with rice ($3), he said the food was a bit salty, that’s because they put too much oyster sauce. He even couldnt finish them all. 

Food not bad, price wise, good place to eat, but not the waitress. She should have got training how to handle customers even when in not in the mood, cause they sell service imho ciao! 

La Floraison – Sydney 

I knew this place from my fellow foodies Instagram and interested cause they have customized printed coffee. Like its name, La Floraison, this cute cafe also has flowers concept. Flowers are everywhere even on the ceiling. It’s so girly. This place is situated also on Regent Place Arcade, Level 9. You can take lift up here. 


Aside offer printed coffee they also sell any kind of 3D art jelly. I tried one, it cost me $10. I know it’s expensive for a small jelly like this, but maybe the making process isnt simple as we thought. The jelly taste so good, not only sweet, i could taste like sweet coconut milk on it. Better than the raindrop pudding lol


And also I ordered customized printed coffee for $5, i request name “gadis rakus” as my blog and instagram name. Firstly i was afraid the word is too long and not fit in, then i asked the barista to make it 2 rows. Then, this is it! 

I dont know they sell another food or dessert or not, cause from the first time i came here i just focus to the printed coffee and 3D art jelly. Ciao! 

Chanoma Cafe – Sydney 

Not hard to find Japanese dessert in Sydney, one of them is Chanoma Cafe which placed in Regent Place Arcade, 501 George Street, Sydney right across to Aqua S i reviewed before. This place not only sell matcha dessert (even most of guests order that) but also Japanese comfort food like japadog or ramen. Unfortunately i came there with full stomach after got dinner in Kusuka, so just ordered for dessert. 


This was Matcha Parfait Deluxe ($11) they have varities of matcha and hojicha parfait. I chose this cause the topping so merrier. It has assorted fruits too on the bottom then layered with matcha ice cream, corn flakes, and topped with fresh strawberries, cream, ice cream cone, mochi and chocolate stick. It so fulfilling even just a dessert. Be ready for the queue especially on weekend, i dont know why this place so popular lol ciao!