Windjammers – Wollongong

They said Windjammers which located inside Novotel Wollongong is the best AYCE seafood restaurant, even not that cheap me and hubby went there for his birthday celebration. We had to make reservation first by website, cause the place always full especially on weekend. Actually we supposed to be there on Friday, April 24 and already made rsvp for 7pm but my hubby cant make it since he trapped 3,5hours traffic jam on the way home. So we rescheduled the date to Saturday, April 25.

When we were there place is pack of people, mostly they came for celebration. We could select for AYCE buffet or ala carte. The price is $55 (mon-thu), $75 (fri-sat) and $65 (sun) exclude another drinks/liquor (they only served mineral water, tea and coffee for free). 

Food come in wide selections, especially the seafood. You can choose salmon, crab, mussels, oysters, king prawns, balmain bugs (small lobster), octopus, calamary and so on. Some were raw but very fresh like oysters, some were cooked but not many taste good for my liking. Mussels with Thai sauce taste good, boiled crab and prawns so-so, grilled octopus was overcooked, salmon so-so i can cook better at home. 

They also served pickles (olive and red onions), salad, wide range of cheeses, soup, many options of bread and cured meats for appetizer. I just tasted red onions pickles (taste not bad), some cured meats (taste good, cold served and a bit salty), and miso soup (dont like it, the tofu must cooked together with the soup not deep fried it and served separately, and i taste something missing on the miso tho).

From hot food selection i just tasted sirloin steak with mushroom sauce (not good, sirloin so overcooked and taste sour), baked potato and asparagus (so-so), mini spring rolls (dont like, i’ve ever eaten tastier than this). 

Hubby was took lamb chop and baked veggies, he said taste wise. 

From dessert selection, they served many options of cakes, triffle, pavlova with strawberry jam, custard with dried mango, profiteroles, pies, pudding, fresh fruit and self-service soft ice cream. 

I just tasted triffle (so-so), pavlova (good), custard with dried mango (so-so), caramel cake (good, i like the gooey texture on the middle and not so sweet either), profiteroles (choux skin was too dry and not soft, dont like it). 

For additional drink me ordered peach bellini ($7) it was peach infused champagne, taste so fruity and a bit sweet. While my hubby ordered Jack cola ($8) coca cola blended with Jack D (but sorry i forgot to take the picture).

If we speaking about quantity, $75 is worth your money cause seafood in Aussie a bit expensive. You must pay about $15-$30 for a dozen of oysters, $15-$20 for a portion of salmon while in here with $75 you can eat as much as you want. But speaking of quality sorry i think they need some improvement cause not all the food taste good. Moreover this resto is located inside 4 stars hotel. Total cost we paid was almost $170 for two. 


Fish Bomber

Minggu lalu Gadisrakus diajak temen makan di resto menurut beberapa review disebut sebagai “fish n co in budget”, tempatnya berlokasi di Jl. Tebet Raya 145E, Jakarta Selatan. Kalau masuk dari Tebet Utara Dalem gak jauh kok pas pertigaan belok aja ke kiri, posisinya sebelah kanan hampir mentok yang mau ke Stasiun Tebet. 

Pas saya kesana jam 1an tempatnya rada sepi sih tapi makin sore lumayan rame. Dining areanya lumayan kecil dan interiornya cukup banyak mural2 yang mengesankan tempat ini emang jualan seafood.

Saya kemarin mencoba salahsatu best sellernya yaitu fish bomber combonya. Ada 3 pilihan sih tinggal pilih sesuai selera, mau ikan aja, ada campuran kerangnya, atau ikan dengan udang dan cumi. Semua combonya dilengkapi dengan nasi kari dan fries. Dan start harga mulai 65k cukup terjangkau pakai banget. 

Saya memesan combo B29 (kayak nama sabun colek ๐Ÿ˜) seharga 65k. Pertimbangannya karena cuma menu tsb yang gak pakai ikan, abis baca review di Zomato banyak yang bilang ikannya muddy banget. Si combo yg saya pesen HARUSNYA berisi udang, kerang, cumi, fries dan nasi. Pas pesen itu diinfoin ama pelayannya katanya cuminya habis, dan dia kasih saya pilihan mau diganti ikan atau kerang/udangnya dibanyakin. Yaudah saya pikir kenapa gak coba ikannya, saya minta ikan. Gak lama pesenan saya dateng, tapi saya gak mendapati ikan di piring, terus saya nanya ama waiternya, dia bilang lagi katanya ternyata cuminya ada makanya ikannya ditiadakan, eh pas saya ngorek2 piring tetep ga nemu cumi juga. Jadi otomatis yang ada di piring cuma udang dan kerang aja. Saya mau complain lagi udah males, kayaknya waiternya (yang bertato) butuh minum A*ua biar fohes ๐Ÿ˜…

Overall menurut saya kerangnya enak ga amis, friesnya juga enak ada taburan oregano&chilli powdernya jadi wangi dan flavourful, udang gorengnya biasa aja kayak udang goreng dibalur breadcrumb biasa, nasi karinya rasanya kayak semacam nasi kebuli/nasi rempah saya sih kurang suka, sambel piri-pirinya enak banget pedesnya nampol! Kirain piri-piri itu peri-peri ternyata beda, piri-piri kalau menurut saya lebih mirip sambal balado. 

Buat minumnya saya memesan orange squash (15k) yang menurut saya kayak sirup A*C dikasih soda. Tapi uniknya atasnya dikasih potongan jeruk yang bisa dimakan. 

Anyway, untuk rasa sih lumayan apalagi harganya bener-bener terjangkau, tapi menurut saya servisnya kurang oke, waiternya yang tangannya tatoan kayaknya emang rada tulalit. Temen saya pesen combo B47 request gak pakai nasi, malah dikasi nasi. Temen saya yang satu lagi juga pesen combo yang sama, request gak pakai ikan dan minta tambah udang malah dikasih ikan, gongnya pas temen saya yang satu lagi pesen spaghetti carbonara baru diinfokan kalau carbonaranya abis satu jam kemudian which ketika kita semua udah selesai makan, kenapa ga bilang dari awal coba. Terus akhirnya temen saya minta ganti pesen grilled prawns&fries yang dateng malah udang goreng. Kacau banget nih pelayannya ๐Ÿ˜‘

Costi’s Famous Fish – Wollongong

Kalau yang ini pas lagi mau check up misua ke dokternya di Crown St Wollongong, so kita mampir dulu makan siang di Wollongong Mall. Ini tempatnya di foodcourt gitu.

Saya memesan Calamary & Chips ($11.90) sukak banget sama calamary-nya. Crispy gitu, tapi cuminya masih kenyal-kenyal gak overcooked. Saya lebih suka calamary yang tepung crispy gini ketimbang yang model kayak onion ring gitu. 

Suami memesan Cocktail Fish & Chips ($8.50) yah kayak fish n chips biasalah. Mereka biasanya suka ada promo sama minum cuma tambah $1. Minumnya yah soda-soda gitu.

Bakal balik lagi buat calamary-nya ๐Ÿ‘๐Ÿผ

Levendi – Wollongong

Holaa gadisrakus is back! *ngepeldebu* maaf udah lama ga nongol padahal mah icip-icip jalan terus. Okeh kita mulai aja yahh, bakal pijit jempol keknya habis ini maklum sekarang ini gadisrakus lebih suka posting lewat app WordPress di iphone ketimgang buka-buka laptop, kudu mindah2in foto dulu pula. Ribet yess..

Ini nyobain Levendi udah lama sebelum saya ulangtahun Juli kemarin kayaknya. Coffee shop ini berlokasi di Bellmore Basin Wollongong, pokoknya di boulevard deket lighthouse itu lah pokoknya. Gampang dikenalin kok karena tempat ini selalu ruame. Gak cuma jual kopi, mereka juga jual fish n chips dan kayaknya lumayan enak. Lokasinya di pinggir pantai persis jadi enak lah bisa sambil ngupi2 syantieekk. 

Karena uda makan di rumah so suami cuma pesen cappucino ($3.5), saya hot mocha ($4) dan carrot cake ($5). Carrot cake-nya enyaakk. Rempah-rempah macem spekoek, kayu manisnya light gak nyentrony banget cocok buat yang gak biasa sama rempah2 gituan, manisnya pas, moist banget, ada tekstur crunchy nya dari cacahan walnut, cream cheesenya juga enak. 

Lain kali mo nyoba fish n chipsnya kalo kesini. Ciao! 

Makan Seafood di Cirebon

Sebagai kota yang terletak di daerah pesisir dan juga dengan maskot udangnya, kayaknya gak lengkap ya berkunjung ke Cirebon tanpa nyobain seafoodnya. Seafood H. Moel yang berlokasi di Jl. Kalibaru Selatan No.39, Cirebon ini adalah yang paling terkenal di sini. Mereka sudah memiliki tiga cabang, tapi kalau mau yang asli bisa dateng ke restonya yang di Kalibaru ini.

Dan inilah yang kami pesaaann…


Gak lengkap dong ya makan seafood tanpa pesan kerang rebus sebagai appetizer, sekaligus pengen tau saus made in Haji Moel ini seperti apa. Karena indikator sebuah kerang rebus enak atau nggak, selain kesegaran bahan bakunya juga bisa dilihat dari sausnya. Jujur untuk kesegaran bahan baku emang oke banget, tapi untuk sausnya masih jauh dari saus kerang rebus made in Seafood Santa 68 langganan saya di Jakarta. Saus di sini cenderung manis pedas dan tidak ada hint asam dari nenas yang mana umum ditemukan di restoran seafood.


Sebagai kota udang kami memesan dua macam, dari seksi kriuk-kriuk kami memesan udang goreng tepung yang mana saya gak sempet cicipin karena udah diserbu secara bar-bar oleh tim blogger. Laper buu :p


Kami juga memesan udang saus tiram, udangnya endol gede-gede dengan rasa manis gurih.


Lalu dari seksi ikan, kami memesan ikan bakar yang menurut saya bumbunya enak sepertinya dimarinasi dan digoreng dulu sebelum dibakar, hanya saja terlalu manis. Enak dimakan bareng sambel terasinya.


Kami juga memesan ikan tim, kalau kata teman saya mbak @NinaYusab ikannya masih sedikit amis. Yang ini saya nggak nyobain karena emang nggak terlalu suka ikan dimasak basah gini.


Untuk sayurannya kami memesan cah brokoli yang dihidangkan dengan bawang putih goreng segede-gede gaban.

Kesimpulan menurut saya, dari segi kesegaran mungkin oke tapi dari segi rasa not my liking sih karena hampir semua makanannya didominasi rasa manis. Tapi balik lagi soal selera. Ciao!


Tjampur-Tjampur Eps.7

Masih dalam lakon: males nulis panjang-panjang jadi dijadiin satu post aja lah. Here the recaps:

#Fish & Co

Setiap ke Fish&Co hasrat pengen nyobain varian fish n chips yang aneh-aneh selalu muncul, kali ini pesen Singapore Fish n Chips 89k, jadi Fish n Chipsnya ditaburin chili crab sauce khas Singapura. Sebenernya enak karena daging kepitingnya gede-gede, tapi sayang sausnya ternyata agak manis (atau emang begitu kah rasanya Singapore chili crabs?) jadi agak eneg lama-lama. Tapi balik lagi sih semua tergantung selera masing-masing. Yang jelas sih Fish&Co selalu jadi andalan kalo lagi pengen makan yang keenggres-enggresan.

#Union Deli

Atas nama kekinian saya penasaran bangetย sama Red Velvet Pie-nya Union Deli (55k) yang kata orang-orang enak banget saya pun bela-belain makan di bistro yang terletak di Grand Indonesia East Mall ini. Tau kan enaknya red velvet cake-nya Union Cake?? Hmm…buat saya sih ini ya enak, tapi saya lebih suka versi cake-nya ketimbang pie-nya. Entah kenapa saya merasa pie-nya terasa kemanisan tapi suka sensasi peanut crumble-nya yang memberi tekstur tersendiri.

Untuk minumnya saya hanya memesan Picollo 30k, ya standar rasa Picollo sih…tapi enaknya latte ini disajikan dengan 2 macam gula, putih dan brown sugar.

#Sop Buntut Bogor Cafe by Hotel Borobudurย 

Kali ini bukan atas nama kekinian, tapi emang lagi pengen aja makan yang seger-seger berkuah panas dan pedes kalo bisa. Terus kepikiran pengen makan sop buntut, udah kebayang-bayang seger plus pedas lada dari kuah sop buntutnya. Akhirnya berlabuhlah saya di sini, yang kata orang-orang lehendaris dan enaknya bikin kayang.

Sop Buntut yang masih berada di bawah manajemen Hotel Borobudur ini punya 2 cabang, yang kemarin saya cobain yang di Street Gallery PIM 3. Menunya sih macem-macem, tapi karena pengen makanan yang klasik saya pun memesan Sop Buntut Legendari (large) 148k, pilih yang ini bukan gaya-gayaan soalnya yang small aja harganya 138k alias cuma beda 10 rebu doang! Kalo bedanya signifikan mah saya mending pesen yang kecil aja. Sop buntutnya (yang katanya large) hadir dengan 4 potong buntut (yang menurut saya nggak terlalu gede), nasi, kuah dan emping. Kuahnya cuma ada 2 bijik potongan tomat basa-basi tanpa sayuran pendukung, dan rasanya terlalu light walau rasa kaldunya emang kerasa. Buntutnya juga empuukk banget, cuma ya itu bumbunya light juga, Mungkin biar sop buntut ini bisa dimakan sama semua kalangan usia kali ya. Sambelnya pun nggak nendang hiks..Yaudah gitu aja sih intinya saya tidak terkesan, dengan total kerusakan termasuk teh hangat manis, pajak dan service sebesar 200k-an saya sih nggak mau balik lagi. Kalau mahal tapi enak sih saya jabanin, tapi kalau biasa-biasa aja better i look up for another place laahh..

– sekian –

Seafood Santa 68

Keterlaluan adalah punya tempat makan seafood favorit yang udah sering banget dikunjungin tapi nggak pernah satu kalipun direview. Hikss..baiklah, jadi Santa 68 ini berlokasi di Jl. Wolter Monginsidi, Santa, Jakarta Selatan. Lebih gampangnya sih tempat ini sekitar 200an meter setelah Pasar Santa yang ngehits itu. Kalau anak Jaksel pasti udah tau tempat ini karena emang kondang banget, dan ngantrinya luarrr biasa. Baiknya sih kalau makan di sini jangan pas laper berat karena nunggunya bener-bener bikin cranky senggol bacok.

Jadi setelah ngopi cantik di Eric Kayser, saya dan kedua perjaka (yang mungkin masih) tingting memutuskan untuk makan di sini, karena selain saya ngidam seafood udah dari jaman kuda gigit risol, harga makanan di sini murah banget ketimbang tempat sejenis, karena kami bertiga tipe orang yang ekonomis – makan sebanyak-banyaknya dengan mengeluarkan uang sedikit-dikitnya. Inilah yang kami pesan..

Kerang rebus! Ini kayaknya menu wajib pesan di setiap tempat seafood, tapi kerang rebusnya Santa 68 ini beda, bumbu cocolannya pas antara nanas-saus kacang-saus sambalnya. Kerangnya juga segar jadi nggak nimbulin bau amis. Bahkan temen saya ada lho yang kalo kesini cuma pesen kerang rebus doang saking sukanya.

Tumis kangkung juga menu default yang kudu dipesen di setiap resto seafood, yah enaknya standar sih cuman di sini bisa minta request pedes dan akan ditambahin cabe rawit merahnya, sayang kangkungnya agak overcooked jadi lemes-lemes gimana gitu.

Cumi saos padang favorit! Walaupun bumbu padangnya nggak sepedes Seafood 54 di Jatiwaringin tapi ini termasuk oke sih, cuminya juga gede-gede dan segar.

Maaf agak blur gambarnya maklum kalau lagi laper tangan suka tremor. Udang saus tiramnya kurang recommended IMNBO, sausnya terlalu manis, udangnya sih kece gede-gede tapi dimasaknya terlalu overcooked.

Cumi goreng tepungnya termasuk yang wajib dipesen di sini, potongannya gede-gede, tingkat ke-crispy-annya pas, bumbu tepungnya juga enak. Nggak usah dicocolin ke sausnya udah enak.

Yang wajib pesan lainnya adalah aneka ikan bakarnya, bumbunya beda dengan ikan bakar di tempat seafood lainnya. Ada hint rasa kunyit dan kencurnya, dan sedikit agak gurih karena mereka selalu merendam ikan-ikannya dengan bumbu sebelum dibakar jadi rasanya nggak manis kecap doang. Bumbu cocolannya juga juara, sejenis sambal kecap yang pedas dan manisnya yahud pas banget rasanya. Die die must try!

Terakhir (makannya banyak ya? iya) adalah kepiting saus padangnya. Kepitingnya sih biasa aja, emang bumbunya yang bikin enak.

Total kerusakan termasuk nasi putih 6 porsi (catet kita makannya bertiga hahaha) dan es teh manis 3 gelas adalah 277k doang! Kenyang dan terjangkau *nangis terharu*