Archives

Sindoor – Bankstown

Kebetulan beberapa hari yang lalu Gadisrakus nemenin suami ada urusan kerjaan di Bankstown, kelar urusan terus laper. Diajakin lah ke mall Bankstown Central yang berlokasi di Stacey street, Bankstown, Sydney. Bingung mau makan apa dan berakhir dengan kami terdampar di foodcourt. Saya sendiri agak heran karena sepertinya daerah Bankstown ini melting pot orang-orang dari Asia selatan dan middle-east karena ya makanan yang dijual di foodcourtnya kalau gak makanan Arab, Turki, India, apalah apalah yang saya gak doyan hiks karena terlalu banyak pakai kambing. 


Ditengah kebingungan makan apa yaudah saya makan di resto India aja, at least saya pernah dan lumayan sering makan di resto India juga. Nama counternya Sindoor. Mereka punya paket makan siang mulai $11 bisa dengan roti atau nasi. Dan saya memutuskan untuk memesan paket Thali seharga $16 (termasuk minum). Thali saya lumayan banyak porsinya bikin blenger makannya, ada nasi dan 3 jenis kari yang bisa dipilih sendiri (saya pilih kari ayam, palak paneer dan kari terong), raita dan papadum. Untuk rasa sih so-so aja, saya pernah makan masakan India yang lebih enak soalnya ๐Ÿ˜ 

Kalau lagi terdampar di Bankstown, pengen makan hemat dan banyak mungkin Sindoor bisa jadi pilihan. Dengan catatan demen masakan India yak! 

Thali

Emang salah bener kalo ke Malaysia (atau Penang pada khususnya) pas deket-deket Imlek. Soalnya chinese hawkers kebanyakan pada tutup, yang buka resto India. Seperti motto gadisrakus “if life gives you lemon, add tequila and cheers!” Alias yaudah nikmatin aja. Paling nggak perbendaharaan resto India yang pernah saya cicipin semakin banyak, karena saya suka banget masakan India.

  
 Direkomendasiin sama temen katanya enak dan lebih murah ketimbang Sri Ananda Bahwan. Yowes jajal! Seperti namanya resto ini spesialisasinya di Thali. Thali itu sejenis set menu biasanya berupa roti (canai, naan atau chapati), dengan lauk kari (ayam/kambing), berbagai macam chutney dan raita. Dosai juga bisa dikelompokkan kedalam jenis ini. Tapi kalau mau makan nasi dan lauk pauk di sini juga tersedia. 

  
Karena laper berat saya memesan nasi (RM 2) dan chicken varuval (RM 6.5). Iya sih pantes murah karena porsinya juga lebih kecil dari yang ada di Sri Ananda Bahwan. Untuk rasa yang ini lebih pedas dan lebih mlekoh rempahnya. Untuk keseluruhan rasa saya lebih suka Sri Ananda karena lebih light dan terasa santannya sekilas kayak makan rendang kering tapi dengan bumbu yang lebih kompleks *cailah*

  
Sebagai dessert (mereka ada etalase dessert dan aneka snack India di dekat pintu masuk), saya memilih Jalebi (RM 1,5 each). Dan seperti biasa manisnya bikin diabetes seketika. Entah kenapa saya perhatiin Jalebi di resto India di Jakarta manisnya lebih sopan, terutama yang saya pernah makan di Royal Kitchen (pernah saya ulas juga di blog ini). 

Total kerusakan termasuk teh susu RM 10 lebih dikit. Makanannya lumayan aja dan murah. Ciao!

Sri Ananda Bahwanย 

Ngidam banana leaves yang enak mengantarkan gadisrakus browsing dimana resto bananan leaves terenak di Penang. Secara kalau di Kuala Lumpur saya suka Acha Banana Leaves yang terletak di Petaling Jaya. Dan secara resto banana leaves kurang populer di Penang dibandingkan nasi kandar yang juga masih bergagrak India. 

Pas lagi random muter-muter saya ahirnya nemuin resto yg banyak direkomenin di blog-blog orang, Sri Ananda Bahwan yang terletak di Little India. Selain menyediakan banana leaves mereka juga menyediakan thali, aneka dosai dan makanan ala carte lainnya. Sore itu resto sangat ramai padahal udah lewat dari jam makan. Saya bersama teman dari Italia terlihat kontras sekali dengan pengunjung yg lain. Mereka mungkin juga heran kenapa kita suka banget masakan India.

  
Saya memesan satu set banana leaves dengan isian default (nasi, tumis sayur, chutney, kuah rassam dan papadum). Sebagai tambahan saya memesan lauk chicken varuval dan crab curry. Dibanding dengan Acha, tumis sayurnya cuma dikasih satu macam dan pas liat etalase saya gak menemukan tumis okra yang khas banget. Chicken varuvalnya enak, pedas gurih dan banyak. Crab curry disini juga memakai kepiting utuh which is good, tapi rasanya kurang mantab dibanding yang di Acha. Termasuk ice tea-O total kerusakan RM 25.70. Walaupun menurut selera pribadi kurang memuaskan tapi resto ini cukup menuntaskan kerinduan saya.

Ganesha ek Sanskriti

Tau dong ya kalo gadisrakus lagi tergila-gila banget sama masakan India, ngg…sama orang India juga iya sih kalo dia seganteng Hrithik Roshan, rasanya pengen bawa pulang ke Indonesia terus ijk kawinin! Nah nah…kan saya jadi rajin juga tuh ya browsing restoran India mana sih yang enak banget di Jakarta, dan nemulah salahsatunya si Ganesha ini. Katanya pusatnya yang terletak di Wisma BRI sana malah selalu penuh sama ekspat India, berarti cukup otentik dong.

Dan ternyata, mereka juga punya cabang di Kemang dan karena yang terdekat lokasinya dari rumah gadisrakus datenglah suatu malam kesini. Lokasinya ada di Kemang Square (seberangnya Ranch Market) Lt.2, Jl. Kemang Raya, Jakarta Selatan.

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

Begitu masuk, wuaahh India banget dan keliatan berkelas, udah ngeri aja kan harganya mahal. Tapi ternyata…..nggak mahal *terharu* Di sini juga tersedia paket buffet 130k++/pax tapi khusus makan siang di weekend aja. Kalau mau yang lebih lengkap (ada menu dari India Selatan dan Utara) dan tersedia tiap hari silahkan dateng ke resto pusat mereka di Wisma BRI Lt.9, Sudirman.

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

Sebagai makanan utama, saya memesan Butter Naan 20k dan Murgh Tikka 97k. Murgh Tikka-nya ternyata semacam kari ayam tapi nggak pake santen, jadi untuk ngentalinnya pake krim dan bumbunya juga lebih soft cenderung manis. Saya sih kurang cocok sebenernya sama tipikal makanan yang agak manis, tapi overall enak sih. Butter naan-nya juga fluffy dan lembut, seporsi isi 3pcs dan bener-bener bikin kenyang (kalo saya! perut orang kan beda-beda :D)

gadsirakus.wordpress.com

gadsirakus.wordpress.com

Untuk minumnya saya memesan Sweet Lassi 25k, lassi-nya lebih enak daripada Royal Kitchen punya karena lebih kental dan nggak terlalu asam, malah cenderung milky kalo menurut saya.

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

Sebagai dessert saya memesan Gulab Jamun 36k yang bikin diabetes seketika, gimana enggak itu milk balls direndem aja gitu di sirup gula sampai bener-bener ngeresep manisnya. Warbiyasaaakk..baek-baek dikerubungin semut! :p

Ada cerita lucu sekaligus bikin surprised, jadi pas saya lagi sibuk foto-foto makanan mungkin karena heboh ya udah foto pake kamera, masih foto-foto pula pake iphone, saya didatengin sama Manager on Duty-nya. Ngobrol punya ngobrol pas dia tau saya food blogger terus dia ngasih saya compliment dan ngajak saya tour the kitchen. Ngeliat proses masak, sekaligus dijelasin mengenai seluk beluk makanan India.

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

Dan sebagai gongnya adalah waktu saya disuruh nyicipin complimentnya yang sebenernya lebih cocok buat appetizer, Papdicat. Katanya sih Papdicat ini asli India banget, karena di India sana ini makanan selalu ada di tiap kondangan atau pesta adat.

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

Papdicat ini semacam kulit sambosa yang digoreng kering, dicampur kentang dan berbagai macam chutney (chutney mint, tamarin sama apalagi yak satu lagi lupak saya). Rasanya asem-asem seger, buat yang nggak biasa makanan ini emang aneh banget rasanya. Saya aja perlu makan 4-5 suap biar bisa nyesuain. Makanan ini bisa didapet dengan harga 36k aja.

Jadi buat yang lagi di sekitaran Kemang, bingung pengen makan sesuatu yang nggak biasa, cusss kesini harga affordable banget dan otentik karena pas saya kemarin kesana banyak bule dan orang India yang dine-in. Ciao!

The Royal Kitchen

Achaaaa!! Jumpahe lagihe bersama gadisrakushe yang lagi tergila-gila sama masakan India. Kali ini saya nyobain sebuah resto yang terletak di Bellagio, kawasan Mega Kuningan. Namanya The Royal Kitchen, nggak ada indiahe-indiahenya memang tapi yang dateng kesini kebanyakan ekspat India, bahkan waktu kesana minggu lalu mungkin saya satu-satunya orang Indonesia, sisanya Korea, bule dan India tentunya.

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

Menu yang ditawarkan cukup lengkap kalo dibandingin sama Taj Mahal. Disini tersedia a la carte atau buffet, kalau buffet harganya 109k++. Karena udah ada makanan yang diincer buat dicobain maka saya memesan a la carte.

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

Yang pertama adalah Pani Puri 39.5k sebagai appetizer. Pani puri ini kalo di India sana adalah salahsatu street food yang dijual pake gerobakan gitu, klik di sini. Jadi bentukannya kayak roti tapi crispy dan kopong dalemannya, diisi pake kentang dan sayuran terus cara makannya dicelupin/dimasukin air mint yang rasanya agak asam. Terus cara makannya kalo orang Jawa bilang tinggal diemplok/dilep. Cukup unik dan enak, cocok banget buat cemilan.

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

Yang kedua adalah Masala Dosa 69.5k, semacam crepe yang dalemnya ada mashed potato yang udah dibumbuin trus dimakan bareng red chutney, veg curry dan raita. Raita di sini nggak terlalu asam, malah cenderung gurih. Red chutney-nya juga enak sedikit pedas tapi nggak pedas-pedas banget, cukup lah buat rasa lain kalau nggak suka sama karinya karena menurut saya karinya nggak gitu enak.

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

Sebagai minuman saya memesan Sweet Lassi 29.5k dan coca cola 19.5k. Lassi-nya enak, asam dan manisnya pas, dan juga kental.

Buat yang lagi belajar makan masakan India mending ambil buffet-nya aja karena masakannya macem-macem ada briyani, macam-macam chutney, paneer dan juga aneka roti khas India. Total kerusakan termasuk pajak 20% adalah 191k. Caobellaaa! *mlipir keluar blog sambil nari india*

Taj Mahal

Karena satu dan lain hal akhir-akhir ini saya lagi suka banget sama makanan India, bahkan kalo lagi senggang di kantor saya bisa yang youtube-an cuma sekedar nyari video tentang masakan India :p

Trus, sabtu kemarin saya lagi ngidam banget dan googling nyari makanan India yang enak di Jakarta, dan salahsatunya nyebutin si Taj Mahal ini yang berlokasi di Jl. KH Samanhudi no.10, Pasar Baru (deket gedung metro Pasar Baru). Sebelumnya saya pernah dua kali makan di resto yang berbeda, tapi rasanya nggak karu-karuan IMNBO *in my ngajak berantem opinion* ๐Ÿ˜€ mahal pula. Makanya pas tau Taj Mahal ini ramah di kantong dan terkenal paling enak meluncurlah akik kesana.

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

Makanan yang ditawarkan sih cukup lengkap nggak cuma India tapi Pakistan juga. Saya mah nggak tau bedanya, karena Pakistan dan India kan deket jadi makanannya juga mirip-mirip kayak muka aku dan muka kamu *muntah kari* ๐Ÿ˜€

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

Namanya juga resto India nggak lengkap tanpa acar bawang merah segede dosa ini, serta chutney dan acar wortel. Pantes aja teman saya kzl banget ama orang India yang katanya bau bawang, ini bawang juga naga-naganya dicemilin ama dia.

Setelah berpikir agak lama saya memutuskan untuk memesan…

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

Chicken Thali 58k, Thali ini adalah set menu isinya roti chapati, kari lentil, kari ayam dan raita (yoghurt yang dicampur dengan keju dari susu domba). Kalau liat restonya dari depan emang nggak representatif, tapi saya jadi mengerti kenapa resto kecil ini selalu penuh baik oleh orang India atau non-India, karena KARI AYAMNYA ENAK BANGET!! Bumbu rempahnya terasa tapi antara satu rasa dengan yang lain nggak tabrakan muluuuss banget. That was good! Penyajiannya juga unik, di atas piring stainless yang suka saya liat di film-film India. Chapati-nya biar keliatannya ‘gitu doang’ sumpah kenyang banget makan satu biji doang.

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

Sebagai tambahan saya memesan chicken tandoori ekstra pedas 48k. Untuk menu ayam di sini nggak jual satuan, tapi setengah ekor atau satu ekor. Kata teman saya yang asli India, rata-rata orang India kalo makan ayam tandoori/tikka emang setengah ekor buat sendiri. Marukk dan berat diongkos yakk hehhee.. Ayamnya enak dibumbu merah, rasanya pedas dan gurih, acar bawang bombay,tomat dan paprikanya bikin tambah seger.

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

Sebagai minumannya saya memesan Teh Masala 10k yang mana enak, bahkan lebih enak daripada yang pernah saya beli di Mustafa. Kalau lagi medit nggak usah pesen minum juga nggak apa-apa karena bakal dikasih air putih boleh refill lagi ๐Ÿ˜€

Totally will be back for more. Saya rekomendasiin banget deh yang lagi cari resto India enak!

Little Baghdad

Akhirnya nyobain juga deh ni tempat yang terletak di Jl. Kemang I no.72, Jakarta Selatan. Restonya sendiri sih gak dipinggir jalan rame-nya dan untuk menuju kesana harus lewat jalan satu arah dari McDonald Kemang.

Little Baghdad

Little Baghdad

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dari depan sih gak terlalu kerasa nuansa timur tengahnya, begitu masuk baru deh kerasa karena banyak ornamen2 timur tengah yang dipajang2. Dining area-nya ada indoor dan semi outdoor (kayak balkon yang ada tirai2nya gitu). Enak sih kalo nongkrong disitu semilir2, apalagi sore menjelang malem.

Buku Menu

Buku Menu

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Selain menjual berbagai masakan Timur Tengah kayak fatoush, babaganough, hummus, tabouleh, kebab, shawarma, beef kofta, falafel, bryani, kebuli, mandhi rice, samosa dsb disini juga menyediakan sisha dengan rasa yang variannya lumayan banyak. Harga makanannya sendiri berkisar antara 9.5k – 55k (belum pajak), cukup terjangkau kan?? ๐Ÿ˜€

Sisha

Sisha

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Karna belom pernah ngerasain Sisha, saya dan temen sepakat buat ngejajal, kami pilih yang rasa mix fruit. Sishanya sendiri ada dua komponen, cairan dingin yang ada di dasar tabung dan arang panas diatas tabung. Seperti yang udah ditebak, saya batuk2 mulu ngisep ginian, salah teknik keknya, ngisep dalem2 saya malah batuk, ngisep putus2 eh asepnya dikit banget. Tapi lumayanlah ya buat pengalaman, biar gak katrok-katrok banget ๐Ÿ˜€

Hummus

Hummus

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ini pesenan saya Hummus 27.5 yang disajiin sama pitta bread. Hummusnya sendiri kata mbak pelayannya terbuat dari kacang2an yang dibejek-bejek dihalusin trus dikasih olive oil. Rasanya datar dan oily, rotinya s0-so lah gak keras tapi juga ga empuk, ya tipikal lah.

Beef Sambosa

Beef Sambosa

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ini pesenan saya yang lain, beef sambosa 19.5. Sebenernya mirip aja sih kek martabak cuma bedanya ini bentuknya segitiga (dan rata2 bentuknya emang segitiga deh), isinya daging sapi dan bumbu2 kari gitu, disajiin dengan acar dan sambel asem-pedes yang enak.

Shawarma

Shawarma

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Yang ini pesenan temen saya harganya 37.5k, shawarma-nya isi daging sapi, disajiin sama coleslaw dan kentang goreng. Sebenernya saya juga agak2 gak paham sih apa bedanya kebab dan shawarma karena buat saya rasanya sama aja. Saya sempet nyicipin, enak juga, daging sapinya generous dan sausnya ituloh..nyamm ๐Ÿ™‚

Ice Coffee

Ice Coffee

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ini minuman pesenan temen saya Ice Coffee 17.5k kalo saya sih cuma pesen coca cola aja 14k.

Yang bikin enak disini, buat yang gak makan kambing kayak saya, semua pilihan menu berdaging ada pilihannya mau lamb, chicken atau beef, ah sayang pork gak ada *eh loh?