Piggoo Kitchen

Next day saya janjian sama teman yang lain, kebetulan kami berdua belum makan siang. Dan kebetulan juga dekat tempat saya menginap ada restoran non halal baru yang saya pengen banget jajal. Yaudah cus kesana. Namanya Piggoo Kitchen, berlokasi di Jl. Demangan Baru No.33, Caturtunggal, Sleman. Lebih gampangnya kalau dari arah jalan moses gejayan, ketemu Universitas Atmajaya belok ke kanan. Tempatnya kurang lebih 300-400an meter. Agak nyaru karena ternyata joint sama tempat roti bakar gitu deh. 


Langsung aja saya memesan Nasi Babi Sambal Matah (30k) dan teman saya memesan Mie Titee (28k). Nasi babi sambal matahnya menurut saya lebih enak dari babi sambal matahnya Warung Cahaya, Bali IMHO. Babi gorengnya lebih crispy dan empuk, gak ada yang keras sampe susah ngunyahnya maklum deh gigi ogut uda manula gak bisa makan keras dikit. Terus sambel matahnya juga lebih mantep pedasnya karena gak kebayanyakan bawang merah seperti di Warung Cahaya. Porsi lauknya juga melimpah. Endess..


Kalau Mie Titee punya teman saya, kayak mie ayam biasa tapi topping sawinya diganti bayam rebus dan topping ayamnya diganti dengan olahan babi yang bisa dipilih mau chasiu, babi panggang atau cukiok (kaki babi masak kecap). Dua-duanya cukup satisfied sih. 

Ciao! 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s