Toiro


Toiro mungkin masih asing di telinga para foodies, karena ya resto ini emang pemain baru di dunia kuliner, lebih tepatnya kuliner bernama “wagashi” alias cemilan manis tradisional khas Jepang. Saya aja yang pernah ke Jepang malah baru tau ada cemilan namanya wagashi, saya taunya mochi sama taiyaki doang. Anyway, mungkin Toiro ini bisa dibilang satu-satunya resto/cafe yang khusus jualan wagashi di Bali. Kata pelayannya sih mereka buka setahun yang lalu, yang punya orang Jepang asli. 
Lokasi Toiro ini ada di Jl. Batu Belig No.2, Kerobokan. 


Cafenya sih simple ya dan berkonsep outdoor, terus ditata ala taman di Jepang gitu. Kalau gak salah Toiro ini selain menjual wagashi juga menjual set menu masakan Jepang gitu, tapi gak banyak variasinya. Kayak cuma sekedar tambahan aja gitu. 


Karena saya penasaran sama wagashinya saya ya pesannya itu aja, dan cobain aneka jenisnya. Yang pertama saya pesen Bali Sunset (20k), emang yah orang Jepang itu terkenal dengan rasa estetikanya yang tinggi. Ini padahal cuma ager-ager lho, tapi dia bisa bikin ombre gini warnanya. Btw ini rasanya kopi, terus yang kayak buletan putih yang seolah-olah mataharinya itu terbuat dari white beans paste. Saya sih suka yang ini karena ga terlalu manis.


Terus yang kedua saya memesan New Wave (20k), ini juga sama ager-ager juga tapi tengahnya yang putih berbentuk (seolah-olah) kayak awan itu kayak ketan. Kalau yang ini saya kurang suka karena terlalu manis. 


Yang ketiga saya memesan Winding (25k), ini sih bentuknya kurang jelas ya tapi kayak ada hiasan bunga sakuranya gitu. Ini white beans paste (kalo dari rasanya sih sejenis kedelai gitu yah) terus dalemannya chocolate paste. Ini sih lumayan tapi ogut kurang suka karena rasanya terlalu berat. 


Yang keempat pesen Jewel (20k), dari semua varian wagashi saya paling suka yang ini karena memiliki berbagai macam rasa dan terasa ringan. Yang saya makan di tempat ini rasa rapsberry, tapi di luar itu saya memesan rasa mango dan peach juga buat dibawa pulang. Jadi luarnya itu kayak jelly tapi dalemnya mousse. Kalau pesen yang ini yang rasa buah aja jadi lumayan seger dan gak eneg. 


Buat minumannya saya memesan signature drink mereka Toiro Matcha (38k), ini kayak minuman matcha biasa karena saya pesen yang iced jadi dikasih es batu yang juga terbuat dari cairan matcha dibekuin. Ini rasa matchanya pekat banget yah, saya sih suka. Uniknya minuman ini disajikan di gelas wine. 

Kalau ingin pengalaman baru di dunia kuliner, cus cobain wagashi ini. Ciao! 

Advertisements

3 thoughts on “Toiro

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s