The Fat Turtle 


Oke sebagai foodblogger abal-abal yang selalu aja ketinggalan trend, kali ini saya mau cobain resto The Fat Turtle yang lagi heits banget di kalangan blogger Jakarta. Katanya sih yang bikin ngeheits si red velvet pancakenya itu, dan pas saya kesana emang mostly semua pengunjung (baik lokal maupun interlokal *telkomkalee*) memesan menu yang sama. Oiya The Fat Turtle ini lokasinya ada di Jl. Petitenget, Seminyak..lokasi persisnya sebelum Biku (kalau dari arah Kayu Jati, atau sesudahnya kalau dari arah Kerobokan). 


Kafe ini ternyata kecil sekali dine in areanya, tapi ya masih lega lah. Yang unik mejanya pakai bekas mesin jait merk “singer” 😂 


Karena uda makan di tempat lain so saya hanya pesen red velvet pancakenya yang tersohor, seharga 55k aja dan coconut water (20k). Tadinya pancake ini mau dijadiin dessert aja eh kok ternyata porsinya gede juga ya, ini sih cocoknya buat sarapan atau kalau belum makan. Pancakenya datang dalam 3 tumpuk dan lumayan fluffy. Disajikan bersama es krim vanilla, saus karamel, remukan macaroon dan biskuit coklat. Di sela-sela setiap pancake dikasih saus putih yang rasanya agak milky. Secara keseluruhan pancakenya lumayan enak, sebenernya red velvetnya gak gitu ngaruh dirasa sih cuma unik aja karena warnanya jadi merah. 

Coconut waternya lumayan seger karena dikasih peresan jeruk nipis dikit, dan harganya lumayan murah lho..soalnya kalo di resto lain rata-rata 25k keatas. 

Fat Turtle juga nyediain makanan berat lainnya juga, so kalo lagi kelaperan dan pengen makan di kafe unyu kesini aja cus. 

Advertisements

2 thoughts on “The Fat Turtle 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s