Pison Coffee


Bali emang gak ada matinya sama kayak kota-kota besar lainnya di Indonesia, termasuk dalam hal coffee shop. Berdasarkan review Zomato yang bilang bahwa kafe ini punya kopi yang patut dipoejikeun selayaknya Revolver, plus sedia makanan berat juga, terus Gadisrakus jadi penasaran pengen nyobain, itung-itung sekalian makan malam juga. 


Berlokasi di Jl. Petitenget No.18, Seminyak, coffee shop ini sepertinya memang lagi happening di kalangan anak muda dan keluarga kalau liat crowdnya, tapi sedikit berbeda dengan Revolver di sini lebih banyak orang lokalnya ketimbang bulenya. However it doesnt matter for me, kan dateng emang buat ngopi ama makan bukan ngeceng, ntar kalo ngeceng pulang-pulang ke Aussie disambit suami πŸ˜‚ Interiornya ya ala ala coffee shop kekinian lah ya, terdiri dari dua lantai. Walaupun gak terlalu besar tapi cukup asik buat nongkrong rame-rame. 


Yang pertama dipesan adalah minuman andalan mereka Affogato (39k), anyway mereka punya beberapa varian affogato ada yang dicampur espresso, picollo, cappucino bahkan avocado blend. Saya coba yang konvensional aja dengan espresso, kopinya menurut saya enak rich dan bold sekali, gak ada asemnya cocok buat yang gak kuat sama kopi asem kayak saya, berpadu ciamik dengan es krim vanillanya yang disajikan cukup banyak. 


Untuk mainsnya karena saya pengen sekalian makan malem (padahal pas sampe sana masih jam 5 kurang πŸ˜‚) saya memesan Thai Stir Fry Pork Belly (65k). Jadi ini nasi putih yang dikasih topping tumisan pork belly ala Thai terus atasnya masih dikasih topping daun basil yang digoreng kering. Sekilas mirip masakan Aceh ayam tangkap jadinya. IMHO biar mereka bilang ala Thai, tapi bumbunya lebih mirip rendang, cuma gak pedas dan gak mlekoh aja. Pork belly-nya endul, gak crispy banget sih karena udah dicampur sama bumbu tumisannya, tapi empuk dan gak keras, dan oh kulitnya yang berlemak itu endul banget yess! Menurut review nasi goreng pork bellynya juga juara di sini, mungkin ada yang mau coba pesan?


Yang terakhir saya memesan hidangan penutup berupa Pannacotta (45k), cantik yess tampilannya rasanya juga enak. Selai raspberrynya memang dibuat agak asam buat nyeimbangin puding pannacotta-nya. Kalau aku sih yes, gak tau deh kalo mas Anang..

Total kerusakan termasuk pajak 171k yang buat saya worth banget, karena beneran kenyang gila udahannya. Plus rasa makanan dan kopinya juga gak mengecewakan. Buat yang lagi cari tempat hangout dengan harga bersahabat tempat ini recommended. Ciao! 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s