Char Char Grill

Satu lagi tempat makan di Bali yang masuk kategori must visit semua kaum hipster hahhaa namanya Char Char Grill berlokasi di Jl. Kayu Aya, Oberoi, Seminyak ini gampang dicari terutama bila datang dari arah Sunset Road karena selain tempatnya di pinggir jalan, resto ini juga mempunyai konsep dining yang unik.


Gadisrakus sendiri pengen cobain tempat ini karena tertarik dengan konsepnya. Jadi ini konsepnya open air dengan area makan di tangga undak-undakan depan yang menghadap ke jalan raya. Sekilas mengingatkan saya akan Three Buns di Senopati (untuk review silahkan diubek-ubek sendiri, saya pernah tulis juga). Cukup stylish dan unik sih menurut saya, cocok buat anak muda yang pengen ‘diliat’ 😁


Untuk makanannya sendiri gadisrakus cukup kaget karena harganya sangat affordable banget untuk resto seperti itu di tengah jantung Seminyak pula. Makanan yang ditawarin ada Indonesia, Peranakan dan Western. Kalau mau hemat mereka juga ada lunch promo untuk selected items gratis minum dengan hanya 55k (belum termasuk pajak). Cocok buat anak hipster ibukota yang pengen gegayaan di path tapi kantong cekak πŸ˜‚


Gadisrakus sendiri gak terlalu tertarik sama lunch promonya dan memilih untuk nyobain Oxtail Noodle Soup (75k). Yaitu sop buntut yang dimakan dengan bakmi. Cukup unik sih. Sop buntutnya sendiri walau kuahnya agak keasinan menurut saya tapi cukup enak, kuahnya tipe kaldu banget yang light dan tidak terlalu berempah. Disajikan dengan potongan wortel, buncis dan kentang selayaknya sop buntut. Buntutnya terdiri tiga potong yang berukuran tidak terlalu besar tapi lumayan banyak dagingnya, plus gak terlalu berlemak, dan mrotol banget. Enak! Kalau mau pedas minta tambah cabe potong aja. Sayang bakminya terlalu sedikit, jadi naga-naga diperut masi laper aja gitu abis makan, besok-besoknya mesen nasi aja kalo gitu πŸ˜”


Untuk minumnya saya memesan yang paling dibanyak dipesan di review Zomato, yaitu In Blue (40k). Sejenis mocktail dengan isi blue curacao, sprite dan lime dan topping cotton candy yang berbentuk menyerupai jamur. Rasanya asem-asem seger pas banget emang diminum siang-siang. 


Total kerusakan termasuk pajak 126k. Plus dari resto ini lagi selain harganya affordable, makanan yang lumayan enak dan waiternya ramah ga beda-bedain mana lokal mana turis, sebelum makan dikasih complimentary berupa pangsit goreng, yang rasanya agak aneh sedikit menurut saya, karena ada rasa jintennya, mirip cemilan serupa yang pernah saya makan di rumah teman orang India! But despite all, enak! Recommended! Ciao! 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s