3 Keraton di Cirebon yang Harus Dikunjungi

“Wahh akhirnya ke Cirebon juga” itu adalah kata yang pertama kali mampir ke benak gadisrakus waktu dikabari akan berangkat ke Cirebon untuk meliput #FestivalPesonaCirebon . Maklum dari rekomendasi beberapa teman yang suka kuliner, Cirebon is a must visit city.

Nggak cuma diagendakan untuk nyicipin langsung empal gentong atau nasi lengko dari daerah asalnya, gadisrakus berserta beberapa blogger yang diberangkatkan oleh Kemenpar juga diajak mengunjungi tempat-tempat wisata baik yg sifatnya bersejarah, tradisional, religi ataupun hanya leisure. Plus juga mengintip sentra kerajinan UKM yang sudah mendunia.

Yang pertama mau dibahas tempat wisatanya dulu ya. Selama ini orang kalau ke Cirebon pasti cuma ke Keraton aja. Dan yang saya tau cuma Keraton Kanoman aja hehehe maafkaan..ternyata di sini ada 3 Keraton, yaitu Kanoman, Kacirebonan dan Kasepuhan.

Keraton Kanoman

Keraton Kanoman ini letaknya ada di belakang pasar Kanoman, kalau hendak kesini baiknya parkir aja kendaraan di area pasar lalu jalan kaki kesini, karena letaknya agak susah untuk dimasuki kendaraan.

 

gadisrakus

 

 

 

 

 

 

 

Kalau diliat dari bentuk gerbangnya yang banyak terdapat keramik-keramik kecil, gaya arsitektur Keraton ini memang sangat dipengaruhi unsur budaya Cina.

 

Keraton Kacirebonan

 

 

 

Tidak hanya sebagai ruang pamer barang-barang peninggalan Keraton, tempat ini juga dihuni oleh Sultan Cirebon yaitu Pangeran Ibnu Gani Natadiningrat, yaitu Sultan Cirebon periode saat ini. Beruntung ketika kami kesana, beliau dengan senang hati menyambut kami dan berfoto bersama.

Kalau kesini akan ada abdi dalem yang bertindak sebagai tour guide untuk menceritakan sejarah barang-barang peninggalan yang ada di Keraton ini.

Keraton Kasepuhan

Keraton Kasepuhan ini nampaknya yang tertua dari tiga Keraton yang saya sebutin tadi, dari segi ruang pamer Keraton ini juga yang terlengkap. Di sini dipamerkan replika kereta kuda dan juga replika lukisan Prabu Siliwangi (yang katanya) 3 dimensi.

Dibelakang bangunan ini terdapat sumur yang airnya bisa berubah menjadi tiga rasa tapi itu semua juga tergantung kondisi tubuh kamu, kalau dalam keadaan sehat airnya berasa hambar, kalau dalam keadaan tidak sehat airnya akan sedikit pahit begitu juga sebaliknya akan terasa agak manis. Konon mencuci muka dengan air ini bisa bikin awet muda, dan banyak juga orang yg berbondong-bondong membawa air suci ini sebagai pelengkap doa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s