Market Museum 2016

Akhirnya saya berjodoh lagi sama event ini, kali ini event tersebut diadakan di Grand Indonesia 5th Floor. Walaupun tenantnya gak sebanyak yang di Gandaria City tahun lalu tapi yang kemarin cukup beragam dan ada beberapa yang baru. Apa aja yang saya cobain? Here we go..

  
Yang pertama dari booth Waffles & Cream, tertarik karena lucu dipakein stick gitu jadi gak ribet dimakan sambil jalan. Saya nyoba Matcha Nutella 30k, matchanya lumayan terasa, sayang agak soggy di bagian dalemnya padahal luarnya udah enak agak crispy gitu. Perpaduan nutella, matcha dan kacangnya juga pas aja gitu, gak bikin eneg. 

  
Yang kedua dicobain dari booth Baconia karena pengen yang asin-asin. Saya pesen bacon cheese (40k) jadi mozarella digulung pake bacon dan digoreng, terus ada tambahan french friesnya biar tambah kenyang. Tapi kalo saya mah biar makan kentang goreng sebaskom kalo gak makan nasi kurang kenyang. Terus diatas si cheese bacon ini dikasih saus sesuai pilihan ada bbq, blackpepper, mayo, tomat atau cabai. Saya pilih yang cabai. Yah lumayan enak buat cemilan. 

  
Yang ketiga saya memesan Shioba (40k) untuk dibawa pulang. Shioba itu roasted pork belly, bisa pilih nasi atau kentang untuk pendampingnya. Saya pilih nasi karena emang untuk makan malam. Yang bikin happy mereka kasih porknya lumayan bingit bahkan lebih banyak dari porsi nasinya. Dimakan pakai sambal hijau atau sambal kecap dua-duanya enak. Karena babi mau diapain juga gak pernah salah…karena yang salah itu cuma laki-laki *eh 

  
Terus yang keempat (banyak yee padahal makan sendiri lho ini) saya nyobain es krim kekinian (25k) dari booth yang saya lupa namanya *hiks* kekinian soalnya cone-nya warna warni, saya pilih pink soalnya pas kesana bertepatan dengan hari Valentine. Saya pilih es krim greentea dengan taburan harum manis alias rambut nenek. Sayang penampilan yang unik gak disertai dengan rasa yang ok, greenteanya gak kerasa cuma manis doang, cone-nya juga keras. 

  
Terus saya cobain lagi minuman susu vanilla dari booth Led It Glow, kalau pakai hiasan lampu (45k) kalo nggak pakai (40k). Saya pilih yang nggak pakai, wong yang penting kan rasanya walau kemasan unik juga saya gak bakalan simpen. Rasanya? Biasa bangeeeett..susunya juga gak terlalu susu banget. 

  
Terus yang terakhir beli Ichitori pilih yang chiken karaate (35k) pas saya tanya emang apa bedanya sama karaage? Katanya kalo karaate tepungnya lebih berbumbu. Okelah. Sebenernya di MM kemarin yang jual ayam goreng tepung berbumbu gini ada beberapa tapi kebanyakan bergagrak Korea seperti brand Holdak (sempet beli tapi lupa difoto) dan KulDaak. Kelebihan Ichitori hadir dengan berbagai macam saus pilihan, dan saya memilih 2 saus yaitu volcano dan wasabi mayo, kalau kurang pedas mereka menyediakan bubuk cabe. Kelebihan lainnya mereka kasih sausnya dua lapis, jadi bawah-bawahnya juga kena bumbu nggak atasnya doang. Chicken karaate-nya enak kriuk-kriuk karena digoreng pas dipesan, sayang  sausnya agak asam entah pengaruh yang volcano atau wasabi.

Sekian review gadisrakus kali ini. Ciao! 

2 thoughts on “Market Museum 2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s