Tim Ho Wan 

Buat penggemar dimsum rasanya nggak ada yang nggak tau resto yang pernah memperoleh Michelin Star ini, apalagi kalau pernah nyobain resto pusatnya di Hongkong. Senang banget pas tau resto ini ada di Grand Indonesia West Mall UG Floor. Apalagi emang ngidam dimsum. Nilai plusnya lagi resto ini non-halal alias ada porknya, jarang banget kan ada dimsum pake babi.

  
Kebetulan mereka lagi ada menu promo seharga 49k, kebanyakan berbahan dasar bakmi. Karena saya laper jadi saya pesan braised pork noodle ini. Seperti bakmi yang saya sering jumpai di Hongkong, bakminya khas banget, kecil-kecil gitu mirip bihun. Surprisingly, braised porknya enak banget melted in mouth. Saya gak pernah suka babi yang dimasak selain dipanggang atau digoreng karena biasanya suka bau babi. Tapi yang ini beda, nggak bau malah terasa ada hint jahenya. Kuah kaldunya juga enak. Buat yang makannya banyak saya akuin porsinya kecil banget. Kayak nanggung gitu, tapi jadi ada alasan buat pesan dimsumnya kan hehehe..

  
Saya pesan fried pork beancurd (33.5k), biasanya makanan sejenis isinya seafood tapi ini ada campuran babinya walau secara rasa nggak terlalu signifikan…..keberadaan babinya. Plus sedikit basah. Sebagai penggemar dimsum jenis ini saya sih suka. 

  
Untuk dessert saya memesan Nian Gao (8k) yang ternyata adalah kue keranjang. Walau saudara saya sebagian ada yang chinese tapi baru kali ini makan kue kerangjang. Lengkep mirip dodol tapi nggak terlalu manis.

Definetely come back! Ciao!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s