Cerita Perjalanan Manado – Part 4

Hari ke-empat, bangun-bangun dapet whatsapp dari temen kantor yang kebetulan lagi pulang kampung ke Manado, ngajakin makan di rumahnya nanti malem. Alhamdulilah wasyukurilah ya, hemat uang makan 😀

Rencananya hari ini adalah nyobain biapong terkenal di Kawangkoan dan liat bunga di Kakasen, Tomohon. Rute perjalanannya sama kayak kemarin, ke terminal Karombasan dulu ambil bis ke Tomohon, dari terminal ambil mikro yang ke Kawangkoan (8k).

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

Kedai kopi Gembira yang terkenal itu ternyata letaknya cuma sepelemparan kancut dari terminal, jalan kaki juga bisa. Tanya aja sama orang-orang sekitar.

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

Yang saya pesan tentunya biapongnya yang kondang, saya pesan yang babs 2 pcs dan temo (kacang hitam) 1 pcs serta kopi susu panas, total kerusakan 30k. Biapongnya gede-gede ternyata makan 3pcs bikin kenyang ampe sore, untuk rasanya enak. Tapi sayang kopi susunya kurang yahud.

Oh ya yang terkenal dari Kawangkoan itu kacangnya, so kalo ngana mo pigi kesini jangan lupa beli kacangnya juga. Saya mah nggak terlalu doyan kacang, kecuali dikupasin dan saya tinggal mangap aja #dikeplak

Pulang dari Kawangkoan saya balik ke Tomohon. Sempet bingung mau ke Kakasen naik apa, untung orang-orang di sekitar situ baik, akhirnya saya disaranin naik mikro ntah jurusan apa yang berakhir dengan muter-muter Kakasen doang. Karena ternyata, saya pikir Kakasen itu nama kebun/ladang bunga nggak taunya itu adalah nama suatu daerah di Tomohon yang memang terkenal penghasil bunga. Padahal lagi yak, saya tuh udah niat banget pengen pose halu tidur-tiduran di atas ladang bunga cem mbak Syahrini sambil bilang “I feel freee……..” #disambithighheelssamasyahrini 😀

Karena nggak nemu yang di mau, saya memutuskan untuk balik ke Manado, tidur-tidur cantik sebentar sambil nunggu dijemput temen.

Malamnya, makan gratisan di rumah @indra_daniel yang baik hati dan tidak sombong. Mama-nya masakin ayam rica, babs tinorangsak, sup brenebon dan dabu-dabu. Pulangnya masih dibawain sambal roa pula. Ini namanya rejeki anak soleh!

gadisrakus.wordpress.com

gadisrakus.wordpress.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s